
hati ini kubuka untuknya, untuknya yang lain
merajut cinta yang sebenarnya tak ada
tak ada dalam hati yang kupunya
benarkah hatiku tlah mati?
jujur, aku tak mengerti semua ini
semua yang kurasa bagai buti-butir debu tanpa arti
hadir, kemudian pergi
tapi sungguh aku tak mengerti
membiarkan matanya lebur penuh air mata
lalu berfikir tak terjadi apa-apa
sungguh apa yang salah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar